Feeds:
Posts
Comments

Archive for December 1st, 2008

Harta karun

Dulu waktu kecil, setahun sekali biasanya aku akan bertanya pada mami-papiku, “boleh ngabiske uang brapa?”

Biasanya mami-papiku akan menjawab, “sepuluh ribu.”

Bagai anak panah yang lepas dari busurnya, aku segera lari dan menenggelamkan diri dalam tumpukan harta karun itu. Harta karun tak ternilai yang tersusun rapi dalam rak-rak, ribuan jumlahnya.

Betapa beruntungnya pemilik harta karun! Ah, aku juga tergolong beruntung, bisa memilih dan memiliki sebagian kecil dari harta karun tersebut, sekali setahun. Setelah dua jam atau lebih berkutat membuka-buka, menimbang-nimbang serta menghitung-hitung, akhirnya kupilih 4 buah harta, yang total nilainya kira-kira sepuluh ribu. Kuperlihatkan sekilas kepada mami-papiku, mereka mengangguk, lalu keempat harta tersebut kubawa ke kasir. Harganya tidak selalu pas sepuluh ribu. Kadang sepuluh ribu lima ratus, kadang sebelas ribu. Asal melonjaknya jangan banyak-banyak, mami-papiku akan memperbolehkan.

Kenangan yang indah. Bukan cuma mendapatkan harta saja yang membuatku senang. Proses memilihnya sendiri sangat mengasyikkan!!! Setiap tahun, ritual memilih harta karun selalu terulang. Sampai akhirnya aku cukup besar untuk pergi sendiri ke gua harta karun, dan mami-papiku tak perlu repot mengantar. Sampai sepuluh ribu tak lagi cukup untuk membeli sebuah harta karun pun.

Kenangan itu menyeruak begitu saja Kamis malam lalu, saat aku mengunjungi sebuah gua harta karun di kawasan Grogol, Jakarta Barat. Gua itu menjadi begitu istimewa karena ada diskon sebesar 30% untuk semua jenis harta karun (kecuali elektronik). Kebiasaan masa kecil itu terulang lagi. Menenggelamkan diri, melihat-lihat, membuka-buka, menimbang-nimbang, menghitung-hitung, sampai puasss…baru akhirnya membeli.

Semuanya masih sama seperti yang dulu. Yang berbeda hanya harganya.

^^

Advertisements

Read Full Post »