Feeds:
Posts
Comments

Archive for January 7th, 2009

Takut atau menghargai?

ip-manSebagai penggemar film, tahun baru tentu saja dirayakan dengan menonton film-film baru, yang selama beberapa pekan ini posternya seolah melambai-lambai mengundang untuk ditonton. Salah satu film yang saya tonton adalah “IP MAN”. Bukan dibaca ai-pi men seperti bahasa Inggris, tapi cukup dibaca apa adanya (Yip Man) karena itu adalah nama seseorang, yang diucapkan dengan dialek Kanton. Dalam bahasa Mandarin menjadi Ye Wen 叶问。Ye Wen atau Yip Man adalah seorang master kungfu, yang kemudian memiliki seorang murid yang amat berbakat yaitu Bruce Lee. Jadi film ini sedikit banyak merupakan biografi beliau-lah.

Sebenarnya kalau mau jujur, film kungfu ini tidaklah terlalu istimewa. Selain itu menurut saya (sebagai penggemar fanatik Jet Lee), gerakan wushu Jet Lee di film “Fearless / Huo Yuan Jia 霍元甲” lebih indah, anggun, sekaligus keren dibandingkan gerakan kungfu Donnie Yen di film “Ip Man”. Sengaja saya taruh “Huo Yuan Jia” sebagai pembanding, karena jalan ceritanya kurang lebih sama (biografi master kungfu Tiongkok), lawannya juga sama (melawan petarung-petarung Jepang) dan setting-nya juga kurang lebih sama (sekitar tahun 1940-an di kala sebagian wilayah Tiongkok diduduki oleh tentara Jepang).

Namun ada beberapa nilai luhur yang membuat film ini terasa istimewa. Salah satunya yang paling berkesan adalah adegan di mana Ip Man ditantang oleh seorang petarung dari luar kota, di mana Ip Man baru mau meladeni tantangan tersebut setelah mendapat persetujuan dari istrinya. Saat si penantang mengatainya sebagai lelaki takut istri, Ip Man hanya menjawab dengan santai,

“世界上没有怕老婆的人, 只有尊重老婆的人。”

“Di dunia ini tak ada lelaki yang takut istri. Yang ada hanya lelaki yang menghargai istrinya.”

Wow, bagi saya kalimat ini jauh lebih berarti daripada jurus-jurus kungfu yang paling hebat sekalipun!!!

^^

Advertisements

Read Full Post »