Feeds:
Posts
Comments

Archive for February 3rd, 2009

Perang

red-cliffIni bukan resensi film. Tapi sungguh, film Red Cliff 2 yang baru saja saya tonton di bioskop benar-benar bagus. Sulit dijelaskan lebih jauh. Pokoknya bagus, aja!* Namun sambil menyaksikan keindahan film epik tersebut, satu pertanyaan terlintas di benak saya.

Kenapa manusia gemar berperang, menyerang dan saling menginvasi satu sama lain? Bukankah alam telah menyediakan semua yang kita perlukan, secara gratis? Kenapa kita musti berebut?

Maka terpikir oleh saya, tulisan pendek berikut ini.

头发一样黑

皮肤一样黄

眼睛一样小

干吗打仗呢?

Rambut sama hitam

Mata sama sipit

Kulit sama kuning

Kenapa berperang?

Perang Tiga Kerajaan boleh jadi sudah usai sejak ribuan tahun lalu. Namun yang namanya ‘perang’ itu sendiri belum usai hingga kini. Hanya ganti lokasi, ganti pemimpin, ganti pemain, ganti zaman, ganti alasan, ganti senjata.

Saya kadang berpikir, bagaimana ya, kalau suatu saat nanti bumi diserbu oleh alien? Seperti pada film Independence Day atau War of the World. Akankah umat manusia bersatu padu, tanpa mempersoalkan perbedaan ras, agama, dan lain-lain? Saya rasa, serangan alien pastilah menyeramkan. Namun persatuan umat manusia pastilah menggembirakan. Semoga perdamaian di atas bumi dapat tercapai, tanpa perlu menunggu serangan alien.

Kapan-kapan kalau seluruh dunia sudah damai, bolehlah kita berkumpul bersama keluarga pada pertengahan musim gugur, memandang bulan yang bulat sempurna, makan kue bulan, sambil menyitir sebuah puisi karya Li Bai dari zaman Tang berikut ini:

Sinar bulan purnama di depan pembaringan,

embunkah yang membeku di pelataran?

Tengadah menatap bulan purnama

tertunduk mengingat kampung halaman

***

*Yang membuat film Red Cliff 2 bagus (menurut saya lho):

  1. Takeshi Kaneshiro (金城 武) berdarah Jepang-Taiwan yang berperan sebagai Zhu Ge Liang (諸葛亮) memang asli, gantengnya amit-amit. Biar dikasih kumis dan jenggot, kegantengannya tak tertutupi.
  2. Adegan perangnya keren, taktik perangnya juga keren.
  3. Salah satu kisah favorit saya, “Perahu Jerami Meminjam Panah” ada dalam film ini.
  4. Sambil nonton sekalian mengingat kembali pelajaran bahasa Mandarin di UI dulu (emangnya masih inget…???)
  5. Banyak kudanya (maklum, penggemar kuda…^^)
Advertisements

Read Full Post »