Feeds:
Posts
Comments

Archive for September, 2009

我不值得

美丽的花

温柔的眼光

好听的话

浪漫的情况

我都不值得

Read Full Post »

Agustus tanpa nge-blog…

Suatu malam, saya tersentak setelah melihat kalender. Sudah tanggal 31 Agustus! Dan saya belum menuliskan sepatah kata pun untuk blog ini…!!! Jreng 100000 x…!!! (ini meniru gaya tulisan Kristina…^^) Keterlaluan ya, sudah bulan Juli lalu cuma menghasilkan beberapa patah kata (itu pun isinya tidak bermutu, cuma curhat)… bulan Agustus malah tidak ‘menghasilkan’ apa-apa sama sekali…!!!

Kenapa ya, Agustus berlalu tanpa nge-blog? Katanya can’t live without singing and writing? Nah, di bawah ini ada sedikit penjelasan yang mengandung pembelaan diri, sehubungan dengan hal tersebut.

Saya bertugas mengurus sebuah program berita harian (tayang Senin hingga Jumat) di stasiun televisi lokal tempat saya bekerja. Berita yang kami tayangkan, sebagian merupakan feature yang bersifat timeless, sehingga bisa ditayangkan kapan saja, tidak terikat waktu. Karena itulah, feature kadang kami tayangkan lebih dari satu kali.

Entah kenapa, setiap kali terpaksa harus menayangkan ulang feature yang pernah tayang sebelumnya, saya merasa maluuuuu… sekali…(mukanya pengen ditaruh di pan..t)!!! Pasalnya, nama program berita tersebut mengandung kata ‘buletin’. Dan buletin mestinya berisikan kisah-kisah yang baru, yang belum pernah ditayangkan sebelumnya.

Karena itu sejak bulan Juli lalu saya bertekad, program berita yang saya urusi ini tidak boleh lagi tayang ulang!!! Meski jumlah kru dan peralatan sangat ‘pas’, tidak lebih. Meski program ini harian, sehingga kalau ada satu saja kru yang tidak masuk, atau terjadi ‘kecelakaan’ dengan hardisk sehingga item berita ada yang hilang, kami harus bekerja hingga larut. Apalagi kalau harus membuat episode dobel untuk mengisi hari libur tanggal merah, kami harus bekerja ekstra keras!

Nah, pada liburan Idul Fitri mendatang, rencananya divisi kami akan mengambil libur seminggu penuh. Karena itu, sambil terus mengerjakan episode yang tayang harian, kami juga harus menyicil mengerjakan 5 episode untuk ditayangkan pada tanggal 21-25 September mendatang. Diusahakan semuanya baru, tidak ada tayang ulang. Pokoknya ‘Harus Bisa’ (yang ini nyontek judul buku karya Dino Patti Djalal^^).

Karena itulah otak saya rasanya penuuuuuhhh banget. Kadang terlintas ide tulisan yang rasanya lumayan bagus, tapi karena ditunda-tunda terus, akhirnya lenyap juga.

Itulah sebabnya Agustus berlalu tanpa nge-blog…

Waktu usai jam kerja yang biasanya saya manfaatkan untuk menulis, rasanya lebih baik dimanfaatkan untuk menambah jumlah skrip berita. Tapi tenang saja, setelah beban kerja demi mempersiapkan episode 21-25 September berlalu, saya akan punya cukup banyak waktu untuk menulis lagi.

Para pembaca yang baik, harap sabar ya… (halah, memange ono sing moco…)

@Ria: lapor, blog sudah di-update, laporan selesai… ^^

Read Full Post »

Bersyukur itu mudah

konser emerald 1Orang seperti saya kemungkinan besar takkan bisa menulis artikel yang berjudul ‘Memasak itu Mudah’, atau ‘Berkebun itu Mudah’, atau lebih-lebih ‘Bermain Bulu Tangkis itu Mudah’ (yang terakhir disebut tadi saya tidak bisa sama sekali!!!!!). Namun setidaknya saya bisa menulis tentang hal di bawah ini.

Bersyukur itu mudah. Kapan saja dan di mana saja, orang bisa bersyukur. Saya sendiri, setelah mengambil langkah seribu sambil melompat tinggi-tinggi gara-gara dikejar kecoa, segera dipenuhi oleh rasa syukur. Bersyukur karena kaki saya cukup lincah untuk dipakai kabur, bilamana diperlukan. Padahal, beberapa menit sebelumnya saya sempat berkeluh kesah dalam hati, mengapa kaki saya tidak seindah kaki Titi DJ atau Agnes Monica, misalnya. Namun setelah peristiwa dikejar kecoa, yang ada hanya rasa bersyukur…!!! ^^

Peristiwa yang terjadi sekitar 5-6 bulan lalu juga membuat saya merasa amat bersyukur. Pada suatu hari Minggu yang indah (halah!) saya bertugas menjadi pemazmur di Gereja Kristoforus. Mazmur yang saya bawakan waktu itu kental akan melodi khas lagu-lagu Jawa, yang notabene gue bangets bo, dan karena itu saya membawakannya dengan sepenuh hati.

Malam harinya ada seseorang yang mengirimkan sms kepada saya. Rupanya ia adalah salah seorang anggota paduan suara yang bertugas di misa tadi. Nomor telepon seluler saya, ia dapatkan dari lembar absen pemazmur. Singkat cerita, ia mengajak saya bergabung dalam paduan suaranya. Wow, saya langsung tertarik! Pasalnya, ketika bertugas membawakan mazmur tadi, saya sempat melihat ke arah bangku tempat paduan suara. Yang membuat saya kagum, paling-paling penyanyinya hanya ada 10-12 orang, namun suara yang mereka hasilkan setara dengan 20-25 orang! Makanya ketika diajak bergabung, saya senang sekali!

Paduan suara tersebut bernama Emerald Voices. Ketika saya mulai ikut berlatih, ternyata paduan suara ini tengah mempersiapkan diri untuk menyelenggarakan konser perdananya, yang bertitel ‘Emerald Voices: Melodies of Life’. Wow, tambah bersemangat rasanya…!!! ^^

Singkat kata, konser perdana tersebut telah berlangsung, dan rasanya cukup sukses. Memang ada kekurangan dan kesalahan di sana-sini, namun respons penonton rata-rata positif, dan mereka senang menyaksikan konser kami… fffiiiuuhhh… syukurlah…!!! ^^

Lagi-lagi, saya merasa amat bersyukur. Biasanya orang merasa penat dan lelah sepulang kerja. Namun tiap hari Selasa, Rabu, dan Jumat, saya pulang kerja dan melanjutkan beraktivitas dengan hati gembira. Selasa malam ada latihan paduan suara Eliata (disambung dengan nonton CSI: New York di rumah). Rabu malam, les vokal dengan laoshi (lagi-lagi, disambung dengan nonton CSI: Miami dan CSI di rumah). Sedangkan Jumat malam, waktunya latihan paduan suara Emerald Voices!

Saya bersyukur bisa melampiaskan hobi teriak-teriak saya dengan mengikuti dua paduan suara yang keren-keren. Saya bersyukur, dulu diajak Renata Laoshi bergabung dalam Eliata. Saya bersyukur pernah bertugas dalam satu misa dengan Emerald, sehingga diajak Leo untuk bergabung. Saya bersyukur bisa ikut serta menyanyi dalam konser-konser Eliata dan Emerald. Saya bersyukur bisa mengenal dan menyanyikan lagu-lagu yang yahud-yahud. Saya bersyukur mendapat banyak teman yang baik, lucu, dan kocak dengan mengikuti kedua paduan suara tersebut! Etc, dsb, dll, lsp…

Yang di atas tadi adalah perasaan bersyukur, sehubungan dengan paduan suara. Masih banyak lagi hal yang bisa saya syukuri dalam hidup ini. Benar kan… bersyukur itu mudah…!!! ^^

Read Full Post »