Feeds:
Posts
Comments

Archive for April 22nd, 2010

Si Kecil memang baru berusia sekitar 6-7 minggu. Ketika di-USG hari Sabtu lalu, yang terlihat baru kantungnya saja. Si Kecil sendiri belum terlihat, saking kecilnya. Namun beberapa pemikiran telah dilakukan. Antara lain siapa namanya kelak. Karena belum tahu jenis kelaminnya, maka kami (garwa dan saya) mencari nama cowok maupun cewek.

“Bagaimana kalau namanya A?”

Saya lantas mengingat-ingat. Dulu, murid saya yang bernama A biasanya pintar-pintar, tapi bandel-bandel juga.

“J saja,” usul saya. “Dulu, murid saya yang namanya J, anaknya baik, pinter, ganteng pula!”

Kalo untuk cewek, saya suka nama S atau F. Soalnya dua orang yang saya kenal bernama S dan F sama-sama baik, cantik, pintar, dan punya suara merdu, hehe… ^^

Ya, kira-kira begitulah.

Lalu beralih ke bagaimana nanti dia akan memanggil orang tuanya. Ada beberapa set pilihan. Ayah dan ibu (atau bunda) sih bagus ya, tapi terkesan formal. Bisa juga papa dan mama, atau papi dan mami.

Garwa saya mengusulkan, daddy and mommy. Tapi menurut saya, kok terlalu kebarat-baratan ya. Bagaimana kalau kejawa-jawaan saja, pak’e dan bu’e?

“Dad, please buy me some ice cream.”

“Pak’e, kula ditumbasaken es grim nggih?”

“爸,买冰淇淋给我吧。”

“Pa (atau Pi), beliin es krim ya.”

Mana yang lebih ok ya? Atau keempat-empatnya saja? ^^

Advertisements

Read Full Post »